PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SECARA MEKANIS DAN TRADISIONAL DI DESA SUMBER MEKAR MUKTI KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN

Maretha, Wulan (2026) PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SECARA MEKANIS DAN TRADISIONAL DI DESA SUMBER MEKAR MUKTI KECAMATAN TANJUNG LAGO KABUPATEN BANYUASIN. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.

[img] Text (Bab I)
Bab 1.pdf - Published Version

Download (505kB)
[img] Text (Bab II)
Bab 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (188kB) | Request a copy
[img] Text (Bab III)
Bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (186kB) | Request a copy
[img] Text (Bab IV)
Bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (307kB) | Request a copy
[img] Text (Bab V)
Bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (124kB) | Request a copy

Abstract

WULAN MARETHA. Perbandingan Pendapatan Usahatani Padi Secara Mekanis Dan Tradisional Di Desa Sumber Mekar Mukti Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Dibimbingan oleh Prof. Dr. Ir. Edizal AE, M.S. dan Ir. Ursula Damayanti, M.P. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen biaya, mengetahui besarnya pendapatan, membandingkan pendapatan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam memilih sistem usahatani padi secara mekanis dan tradisional di Desa Sumber Mekar Mukti Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari 2026 sampai Februari 2026. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan penarikan sampel secara sensus, melibatkan 82 responden yang terdiri dari 70 petani sistem mekanis dan 12 petani sistem tradisional. Data dianalisis menggunakan analisis pendapatan, uji statistik Mann-Whitney, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen biaya pada sistem mekanis meliputi biaya tetap (penyusutan alat dan pajak) dan biaya variabel (benih, pupuk, pestisida, karung, sewa lahan, tenaga kerja, sewa rotavator, dan sewa combine harvester) dengan total biaya Rp 13.618.252/Ha/MT. Sistem tradisional memiliki komponen biaya tetap (penyusutan alat dan pajak) dan biaya variabel (benih, pupuk, pestisida, karung, tenaga kerja, dan sewa alat perontok) dengan total biaya Rp 11.184.316/Ha/MT. Pendapatan usahatani sistem mekanis sebesar Rp 24.890.948/Ha/MT, lebih tinggi dibandingkan sistem tradisional sebesar Rp 12.248.184/Ha/MT. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pendapatan kedua sistem. Faktor utama yang mempengaruhi keputusan petani memilih sistem mekanis adalah efisiensi waktu dan tenaga kerja, sedangkan petani tradisional mempertimbangkan kondisi lahan dan keterbatasan akses terhadap alat mesin pertanian.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Ny WULAN MARETHA
Date Deposited: 28 Apr 2026 01:28
Last Modified: 28 Apr 2026 01:28
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/10951

Actions (login required)

View Item View Item