PENGARUH STIMULAN ALAMI MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT PISANG RAJA (Musa sapientum L.) TERHADAP PRODUKSI LATEKS POHON KARET KLON PB 260 (Hevea brasiliensis Muell Arg.)

Dewantara, M. Dhani (2026) PENGARUH STIMULAN ALAMI MENGGUNAKAN EKSTRAK KULIT PISANG RAJA (Musa sapientum L.) TERHADAP PRODUKSI LATEKS POHON KARET KLON PB 260 (Hevea brasiliensis Muell Arg.). S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.

[img] Text (Bab I)
BAB 1-SKRIPSI-DHANI.pdf - Published Version

Download (512kB)
[img] Text (Bab II)
BAB 2-SKRIPSI-DHANI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (143kB) | Request a copy
[img] Text (Bab III)
BAB 3-SKRIPSI-DHANI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (211kB) | Request a copy
[img] Text (Bab IV)
BAB 4-SKRIPSI-DHANI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (264kB) | Request a copy
[img] Text (Bab V)
BAB 5-SKRIPSI-DHANI.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (68kB) | Request a copy

Abstract

M. Dhani Dewantara. Pengaruh stimulan alami menggunakan ekstra kulit pisang raja (Musa Sapientum L.) terhadap lateks pohon karet KLON PB 260 (Hevea Brasiliensis Muell Arg.). Dibimbing oleh Ir. Hj. Yuliantina Azka, M.P. dan Ir. Ridwan Hanan, M.P. Karet alam merupakan salah satu komoditas perkebunan penting di Indonesia, namun produktivitasnya masih relatif rendah dibandingkan potensinya. Penggunaan stimulan merupakan teknik umum untuk meningkatkan hasil lateks, tetapi penggunaan stimulan kimia secara berlebihan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan tanaman dan lingkungan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas ekstrak kulit pisang raja (Musa sapientum L.) sebagai stimulan alami serta menentukan konsentrasi optimal dalam meningkatkan produksi lateks tanaman karet (Hevea brasiliensis klon PB 260). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2026 di kebun karet rakyat Desa Sungai Rengit, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (100 g/l), P2 (200 g/l), P3 (300 g/l), dan P4 (400 g/l). Parameter yang diamati meliputi volume lateks, lama aliran lateks, berat lateks segar, dan kadar karet kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kulit pisang raja berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Perlakuan terbaik diperoleh pada P2 (200 g/l) dengan volume lateks tertinggi (67,13 ml), lama aliran terpanjang (161,80 menit), dan berat lateks segar tertinggi (62,16 g). Namun, kadar karet kering tertinggi terdapat pada perlakuan kontrol (33,56%). Produksi lateks meningkat pada sadapan pertama dan kedua, kemudian menurun pada sadapan ketiga akibat berkurangnya respons fisiologis tanaman. Kesimpulannya, ekstrak kulit pisang raja merupakan stimulan alami yang efektif dengan konsentrasi optimal 200 g/l untuk meningkatkan produksi lateks secara berkelanjutan. Kata kunci: stimulan alami, ekstrak kulit pisang, produksi lateks, tanaman karet, konsentrasi optimal

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Argoteknologi
Depositing User: Tn M. DHANI DEWANTARA
Date Deposited: 06 May 2026 06:13
Last Modified: 06 May 2026 06:13
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/10957

Actions (login required)

View Item View Item