RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI VARIETAS INPARA 3 DAN INPARA 9 AKIBAT APLIKASI PUPUK ANORGANIK PADA SISTEM BUDIDAYA APUNG

FALILA, AMY (2026) RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI VARIETAS INPARA 3 DAN INPARA 9 AKIBAT APLIKASI PUPUK ANORGANIK PADA SISTEM BUDIDAYA APUNG. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.

[img] Text (Bab 1)
Bab 1 Amy.pdf - Published Version

Download (752kB)
[img] Text (Bab 2)
Bab 2 Amy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (300kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 3)
Bab 3 Amy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (468kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 4)
Bab 4 Amy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (599kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 5)
Bab 5 Amy.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (152kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK AMY FALILA “Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman padi Varietas Inpara 3 dan Inpara 9 akibat Aplikasi Pupuk Anorganik pada Sistem Budidaya Apung” (Dibimbing oleh Dr. Ir. Ruarita Ramadhalina Kawaty, M.P. dan Ir. Ridwan Hanan, M.P.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas Inpara 3 dan Inpara 9 sebagai akibat aplikasi pupuk NPK pada sistem budidaya apung. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan Kolam Lebak Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan, yang berlangsung dari minggu ke 2 (dua) bulan Juni 2025 hingga minggu ke 3 (tiga) September 2025. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji terdiri dari 3 (tiga) taraf dosis pupuk NPK (16:16:16), yaitu P1 (8,4 gram/tanaman), P2 (9,9 gram/tanaman), dan P3 (11,4 gram/tanaman). Parameter yang diamati meliputi parameter utama dan parameter penunjang. Parameter utama terdiri dari tinggi tanaman (cm); jumlah anakan produktif; berat 1000 bulir (g); berat gabah per rumpun (g); berat berangkasan basah per rumpun (g); berat berangkasan kering per rumpun (g); jumlah gabah per malai. Parameter penunjang terdiri dari kadar klorofil, pH tanah, pH air dan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk NPK memberikan pengaruh yang nyata hingga sangat nyata terhadap hampir seluruh parameter pertumbuhan dan hasil pada kedua varietas padi. Penelitian ini membuktikan bahwa dosis pupuk NPK 8,4 gram/tanaman cenderung memberikan respon pertumbuhan yang paling efisien dan optimal untuk sistem padi apung di lahan rawa lebak. Varietas Inpara 9 cenderung memiliki pertumbuhan vegetatif dan beberapa komponen hasil yang lebih baik dibandingkan dengan varietas Inpara 3, hal ini dibuktikan dengan tinggi tanaman (114,67 cm); jumlah anakan produktif (39,56 anakan); berat berangkasan basah (176,94 gram); berat berangkasan kering (103,41 gram); serta jumlah gabah per malai (91,00 bulir). Namun varietas Inpara 3 lebih unggul pada beberapa komponen hasil yaitu berat 1000 bulir (26,04 g) dan berat gabah per rumpun (70,06 gram). Kata Kunci: Padi Apung, Inpara 3, Inpara 9, Pupuk NPK, Rawa Lebak.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Argoteknologi
Depositing User: Ny AMY FALILA
Date Deposited: 02 Jun 2026 03:08
Last Modified: 02 Jun 2026 03:09
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/10973

Actions (login required)

View Item View Item