Aldi, Mahendra (2026) STUDI PENGARUH VARIASI SUHU TEMPERING DUA LANGKAH TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO PADA BAJA JIS SUP9 DENGAN MEDIA PENDINGINAN AIR DAN MINYAK. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.
|
Text (BAB 1)
BAB 1 PENDAHULUAN (1).pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB. 2)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB. 3)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (551kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB. 4)
BAB IV_compressed.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (884kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB V (1).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Baja jis sup9 merupakan material yang biasa digunakan untuk membuat pegas daun (leaf spring) karena memiliki kombinasi kekuatan, kekerasan, ketangguhan yang baik. Untuk memperoleh sifat mekanik yang optimal dipelukan perlakuan panas yang tepat ,salah satunya melalui tempering dua langkah (double step tempering) penilitian ini lakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh variasi suhu tempering dua langkah terhadap sifat mekanik dan struktur mikro pada baja JIS SUP9 setelah di hardening dengan media pendingin air dan minyak. Metode penelitian diawali dengan austenisasi pada suhu 865˚C ditungku furnace ditahan selama 10 menit kemudian didinginkan secara cepat dengan media pendinginan air dan minyak, dilanjutkan proses tempering pertama pada suhu 500˚C dan tempering kedua pada suhu 400˚C. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kekerasan Rockwell dan pengamatan struktur mikro menggunakan mikroskop optik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa spesimen tanpa perlakuan memiliki kekerasan 22,8 HRC karena memiliki fasa ferrit dan perlit yang dominan, sedangkan hasil dari hardening meningkatkan kekerasan baja hingga 57,4 HRC pada media air dan 56,9 HRC pada media minyak akibat terbentuknya martensit. Tempering pertama menurunkan kekerasan menjadi 38,9 HRC pada air dan 39,4 HRC pada minyak karena terbentuknya martensit temper, tempering kedua tidak memberikan perubahan yang signifikan terhadap sifat mekanik dan struktur mikro. Dengan demikian tempering dua langkah pada kondisi penelitian ini mampu menghasilkan struktur mikro yang lebih stabil, namun tidak meningkatkan sifat mekanik secara signifikan setelah tempering kedua. Kata Kunci: Baja JIS SUP9, hardening, tempering dua langkah, kekerasan, struktur mikro.
| Item Type: | Thesis (S-1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | Tn ALDI MAHENDRA |
| Date Deposited: | 01 Aug 2026 03:02 |
| Last Modified: | 01 Aug 2026 03:02 |
| URI: | http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11020 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
