Andini, Serli (2026) ANALISIS MAKNA UJARAN KEBENCIAN PADA KOLOM KOMENTAR AKUN TIKTOK @ERI_CARL SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.
|
Text (BAB I)
BAB 1...pdf - Published Version Download (769kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (322kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (211kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (183kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna kontekstual dan tindak tutur ekspresif ujaran kebencian yang terdapat pada kolom komentar akun TikTok @eri_carl serta dampak hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku. Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sarana komunikasi yang sering kali dimanfaatkan untuk menyampaikan komentar bermakna negatif, penghinaan, maupun ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi individu tertentu serta melanggar ketentuan hukum yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian berupa komentar yang mengandung unsur ujaran kebencian pada akun TikTok @eri_carl. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi dan metode simak catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan cara analisis konten atau isi serta teknik triangulasi. Penelitian ini terdiri dari 6 video unggahan, data yang diambil merupakan komentar pengguna media sosial selama 1 bulan setelah video di unggah. Data penelitian menunjukkan bahwa ujaran kebencian pada kolom komentar akun TikTok @eri_carl diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti penghinaan yang ditemukan sebanyak 91 data, pencemaran nama baik 9 data, provokasi 11 data, hasutan 2 data, serta penyebaran berita bohong 1 data. Ujaran-ujaran tersebut mengandung makna merendahkan, menyerang kehormatan, serta mengekspresikan kebencian atau ketidaksukaan terhadap individu tertentu. Dari aspek hukum, pelaku ujaran kebencian melalui media sosial dapat dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini agar tercipta penyampaian bahasa yang baik, ruang digital yang sehat, aman, dan menghargai hak serta martabat setiap individu. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pembelajaran untuk membiasakan peserta didik menyampaikan pendapat secara santun, bertanggung jawab, dan sesuai dengan norma etika serta ketentuan hukum, baik secara lisan maupun melalui media digital.
| Item Type: | Thesis (S-1) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions: | Fakultas FKIP > S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Depositing User: | Ny SERLI ANDINI |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 04:41 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 04:41 |
| URI: | http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11104 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
