Hamdi R, Agus (2026) RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING DAN DATA LOGGING SUHU CUBICLE TEGANGAN MENENGAH BERBASIS KOMUNIKASI LORA UNTUK TRANSMISI JARAK JAUH. S-1 thesis, Universitas Tridinanti.
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 2)
BAB II.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (570kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 3)
BAB III.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (604kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 4)
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (904kB) | Request a copy |
|
|
Text (BAB 5)
BAB V.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (922kB) | Request a copy |
Abstract
Kenaikan suhu yang berlebihan pada kubikel tegangan menengah 20 kV merupakan salah satu pemicu utama kegagalan operasional sistem distribusi tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring serta data logging suhu pada kompartemen low voltage kubikel tegangan menengah ALSTOM Fluokit M24 menggunakan teknologi komunikasi nirkabel LoRa 433 MHz. Sistem dirancang untuk mengukur suhu di dekat komponen MCCB menggunakan sensor termokopel tipe-K MAX6675, mentransmisikannya secara real-time, dan menyimpan data otomatis pada media SD card di sisi receiver.Berdasarkan hasil pengujian operasional jangka panjang, performa jaringan komunikasi LoRa terbukti andal dengan mencatat nilai kekuatan sinyal RSSI rata-rata berkisar antara -87,60 dBm hingga -89,10 dBm. Hasil komparatif memperlihatkan adanya selisih (gap) analisis yang masif (di atas 100 dB) terhadap teori perisai logam utuh Henry Ott yang mengestimasi redaman sebesar 224,57 dB. Saat pintu kubikel ditutup rapat, redaman riil yang dihasilkan bodi hanya sebesar 17,00 dB (daya merosot dari -63 dBm menjadi -80 dBm). Fenomena ini secara ilmiah memvalidasi teori kebocoran celah (Aperture Leakage), di mana gelombang radio memanfaatkan rongga mekanis pintu dan lubang kabel berdimensi 5–10 cm sebagai jalur propagasi utama.Di sisi lain, meskipun transportasi data LoRa berjalan lancar, tercatat adanya tingkat kegagalan pembacaan (error rate) sensor bernilai 0 sebesar 13,25% pada hari pertama dan 7,69% pada hari kedua. Hal ini membuktikan bahwa medan magnet (EMI) frekuensi rendah dari arus beban tinggi MCCB mendistorsi tegangan mikrovolt pada lapisan pembacaan (sensing layer), namun tidak melumpuhkan lapisan pengiriman data (transport layer) LoRa yang memiliki imunitas noise tinggi.
| Item Type: | Thesis (S-1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro |
| Depositing User: | Tn AGUS HAMDI RAID |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 07:01 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 01:38 |
| URI: | http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11312 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
