ANALISA PERAWATAN PADA MESIN BUBUT DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN CRITICALITY ANALYSIS (CA) (STUDI KASUS PT KARYA MAKMUR ARMADA)

Landio, Alif (2026) ANALISA PERAWATAN PADA MESIN BUBUT DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DAN CRITICALITY ANALYSIS (CA) (STUDI KASUS PT KARYA MAKMUR ARMADA). S-1 thesis, 021008 - Universitas Tridinanti.

[img] Text (BAB I)
BAB 1 ALIF LANDIO.pdf - Published Version

Download (539kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II ALIF LANDIO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (503kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III ALIF LANDIO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (273kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV ALIF LANDIO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (676kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V ALIF LANDIO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (132kB) | Request a copy

Abstract

Mesin bubut merupakan salah satu fasilitas produksi yang berperan penting dalam proses pembentukan dan perbaikan komponen di PT Karya Makmur Armada. Permasalahan utama yang terjadi adalah meningkatnya downtime mesin bubut selama periode September 2025 sampai Maret 2026, yaitu dari 50 jam menjadi 90 jam, dengan total downtime sebesar 465 jam. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya sistem perawatan yang lebih terencana agar kerusakan komponen dapat dikendalikan sebelum menyebabkan berhentinya proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab utama downtime, menentukan komponen kritis, serta menyusun strategi perawatan mesin bubut berbasis Reliability Centered Maintenance (RCM), Criticality Analysis (CA), Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), MTBF, MTTR, availability, dan analisis reliability. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi visual, dan data historis kerusakan mesin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat komponen utama, yaitu spindle, gearbox, motor utama, dan pahat/tool post, memberikan kontribusi downtime kumulatif sebesar 79,57%. Hasil CA menunjukkan bahwa spindle merupakan komponen sangat kritis dengan criticality score sebesar 241,94, sedangkan gearbox dan motor utama termasuk kategori kritis dengan nilai masing-masing 163,44 dan 137,63. Hasil FMEA menunjukkan nilai RPN tertinggi terdapat pada spindle sebesar 378, diikuti gearbox sebesar 288 dan motor utama sebesar 200. Nilai availability awal mesin bubut sebesar 68,06%, sehingga diperlukan perbaikan sistem perawatan melalui condition-based maintenance, scheduled maintenance, pelumasan berkala, pemeriksaan getaran dan run-out, pengecekan oli gearbox, pengendalian suhu motor, serta penggantian pahat secara terjadwal. Usulan strategi RCM diharapkan dapat membantu perusahaan menurunkan downtime, meningkatkan keandalan mesin, dan memperbaiki efektivitas sistem maintenance. Kata kunci: mesin_bubut, downtime, Maintenance, Criticality_Analysis, Reliability.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: T Technology > TS Manufactures
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri
Depositing User: Tn ALIF LANDIO
Date Deposited: 14 Aug 2026 02:45
Last Modified: 14 Aug 2026 02:46
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11412

Actions (login required)

View Item View Item