KAJI PENGARUH TEMPERATUR AUSTENIT DAN VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP BESAR BUTIR DAN SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045

JAYA, PRANA (2020) KAJI PENGARUH TEMPERATUR AUSTENIT DAN VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP BESAR BUTIR DAN SIFAT MEKANIK BAJA AISI 1045. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti Palembang.

[img] Text (BAB I)
BAB (1).pdf - Published Version

Download (514kB)
[img] Text (BAB II)
BAB 2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (706kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (331kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (690kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB 5 (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (949kB) | Request a copy

Abstract

Baja AISI 1045 banyak dipakai dalam pembuatan komponen permesinan seperti poros, roda gigi dan rantai. Untuk mendapatkan sifat mekanik sesuai keinginan, maka dilakukan proses perlakuan panas sampai temperatur tertentu, contohnya sampai temperatur austenit kemudian didinginkan dengan cepat di media pendingin seperti oli dan air. Tujuan dari penelitian ini adalah ntuk mengetahui pengaruh temperatur austenit dan variasi media pendingin terhadap besar butir dan sifat mekanik baja AISI 1045. Pada penelitian ini spesimen dipanaskan menggunakan tungku pemanas dengan temperatur pemanasan awal 820ºC penulis coba menaikkan sampai temperatur 840ºC dengan interval 10ºC. Kemudian setelah ditahan selama 10 menit untuk setiap spesimen (benda uji), benda uji dicelupkan pada media air, air es dan oli SAE 40. Selanjutnya material dilakukan uji kekerasan dan struktur mikro. Semakin tinggi temperatur pemanasan di daerah austenit akan menyebabkan butir semakin membesar dan berakibat menurunnya kekerasan. Hasilnya kekerasan pada benda uji meningkat setelah proses quenching. hal ini mengindikasikan Semakin cepat laju pendinginan semakin cepat atom bertransformasi dan mengakibatkan tidak ada waktu bagi atom C untuk berdifusi sehingga atom C ini terjebak membentuk sel satuan BCT (Body Center Tetragonal) (martensit) yang memiliki kekerasan yang tinggi. Kata Kunci : Temperatur Pemanasan, Quenching, Kekerasan

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: Prana Jaya Jaya Prana
Date Deposited: 21 Oct 2020 08:47
Last Modified: 21 Oct 2020 08:47
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/1843

Actions (login required)

View Item View Item