ANALISIS HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL DENGAN PENDEKATAN 5S DALAM USAHA PERBAIKAN KERJA KARYAWAN (Studi Kasus di Dept. Produksi PTPN VII Distrik Cinta Manis)

KASIH, EKA RAMA (2022) ANALISIS HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESSMENT AND RISK CONTROL DENGAN PENDEKATAN 5S DALAM USAHA PERBAIKAN KERJA KARYAWAN (Studi Kasus di Dept. Produksi PTPN VII Distrik Cinta Manis). S-1 thesis, 021008 UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG.

[img] Text (BAB I)
BAB I_.pdf - Published Version

Download (424kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II_.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (98kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III_.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (90kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV_.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (302kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (446kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK PTPN VII Distrik Cinta Manis adalah perusahaan yang bergerak di industri Perkebunan dengan mengelolah tebu menjadi gula. Penelitian ini membahas tentang analisis HIRARC dan pendekatan 5S Dalam Usaha Perbaikan Kerja Karyawan (Studi Kasus di Departemen Produksi PTPN VII Cinta manis). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya pada Penilaian risiko dan Pengendaliannya memperbaiki kerja karyawan dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control (HIRARC) dan pendekatan Metode 5S. Dari hasil penelitian menunjukan terdapat 14 potensi bahaya pada 5 Proses Kerja di Dept. Produksi sebagai berikut ; 3 Potensi bahaya pada Stasiun proses penggilingan, 3 Potensi bahaya pada Stasiun proses Pemurnian , 1 Potensi bahaya pada Gudang gula, 4 Potensi bahaya pada Stasiun Boiler. Dengan Rincian Persentase pada Dept. Produksi Risk Rating , 61,53% risiko Extreme , 30,77% risiko High , 4,62% risiko Medium , 3,08% risiko Low. Fokus Penelitian hanya untuk risiko tertinggi pada bagian Dept. Produksi. Dari 14 risiko yang telah dinilai didapat 3 risiko dengan nilai tertinggi Extreme risk Antara Lain Kepala terluka dengan level 16 (Extreme Risk), Terjatuh dari ketinggian dengan level 10 (Extreme Risk), Luka bakar dengan level 10 (Extreme Risk). Potensi bahaya pada yang dimiliki rata-rata sama yaitu terjatuh dari ketinggian dan tertimpa besi, karena kondisi area produksi pabrik ini memang berada di ketinggian. Perbaikan usulan dengan Metode 5S adalah dengan memperbaiki area kerja dan controlling kedisiplinan para karyawan dalam menggunakan APD dan mematuhi aturan SOP yang diterapkan oleh perusahaan. Kata Kunci: Bahaya, HIRARC, 5s, K3, Risk Rating, Risiko.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: Tn Eka Rama kasih
Date Deposited: 19 Apr 2022 04:30
Last Modified: 19 Apr 2022 04:30
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/5003

Actions (login required)

View Item View Item