ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KOPI SISTEM PANEN A (PANEN MATANG SEMPURNA) DAN SISTEM B (PANEN TIDAK MATANG SEMPURNA) DI DESA LANDUR KECAMATAN PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG

TORNANDO, RIKO (2022) ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KOPI SISTEM PANEN A (PANEN MATANG SEMPURNA) DAN SISTEM B (PANEN TIDAK MATANG SEMPURNA) DI DESA LANDUR KECAMATAN PENDOPO KABUPATEN EMPAT LAWANG. S-1 thesis, 021008 UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG.

[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (434kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (110kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III-2.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (35kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV-1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (104kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V-1.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (148kB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK RIKO TORNANDO, Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Sistem Panen A (Panen Matang Sempurna) Dan Sistem B (Panen Tidak Matang Sempurna) Di Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang. Yang di bimbing oleh Dr. Ir. Hj. Manisah M.P. selaku Pembimbing I, ibu Ir. Setiawati M.P selaku Pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya produksi dan pendapatan. Usahatani kopi sistem panen A pada kelompok tani desa landur dan usahatani sistem B kelompok Roudhodul Jannah. Pemilihan Kelompok Tani desa landur dengan pertimbangan bahwa semua anggota kelompok tani telah melaksanakan usahatani kopi deengan sistem panen A (panen matang sempurna) kelompok tani yang terplih dengan jumlah anggota sebanyak 11 orang. penentuan sampel petani responden dilakukan secara disproportionate stratified random sampling, yaitu semua populasi yang ada di kelompok tani desa landur dijadikan sebagai sampel responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah metode wawancara yang dibantu dengan daftar pertanyaan (kuisioner) yang telah dipersiapkan. Dari hasil penelitian di dapat biaya produksi kopi sistem panen A dengan rata–rata Rp. 52.740.909 Per Luas Garapan dan Rp. 51.295.253 Per Hektar. Rata–rata sistem panen B Rp. 29.131.333 Per Luas Garapan dan Rp. 24.846.314 Per Hektar. Pendapatan sistem panen A rata–rata Rp. 68.895.455 Per Luas Garapan dan Rp. 66.033.358 Per Hektar. Rata–rata sistem B Rp. 18.632.000 Per Luas Garapan dan Rp. 15.475.541 Per Hektar. Kata kunci : pendapatan petani kopi

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: Tn Riko Tornando
Date Deposited: 31 Oct 2022 03:46
Last Modified: 31 Oct 2022 03:46
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/6174

Actions (login required)

View Item View Item