ANALISIS STRUKTURALISME PADA NOVEL SEBELUM HANCUR LEBUR KARYA MARTIN SURYAJAYA DAN IMPLIKASINYA PADA PENGAJARAN SASTRA DI SMA

Agustian, Didi (2026) ANALISIS STRUKTURALISME PADA NOVEL SEBELUM HANCUR LEBUR KARYA MARTIN SURYAJAYA DAN IMPLIKASINYA PADA PENGAJARAN SASTRA DI SMA. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.

[img] Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version

Download (982kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (158kB) | Request a copy
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (441kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (392kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur dalam novel Sebelum Hancur Lebur karya Martin Suryajaya menggunakan pendekatan strukturalisme serta mengungkap implikasinya terhadap pengajaran sastra di sekolah menengah atas. Dasar latar belakang penelitian ini terletak alur dan hubungan antarunsur dasar dalam novel, yang dianggap pantas untuk dikaji secara struktural dan bisa digunakan sebagai bahan ajar analisis unsur intrinsik novel dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang dipilih adalah metode kualitatif deskriptif, dengan data yang terdiri dari kata-kata, kalimat, dan ungkapan yang terdapat dalam novel, melalui teknik membaca dan mencatat, kemudian dianalisis menggunakan langkah-langkah membaca, mencatat, mengelompokkan, dan mengaitkan data sesuai dengan unsur strukturalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Sebelum Hancur Lebur mengangkat isu utama berupa kritik terhadap industrialisasi serta ritualisasi dalam dunia sastra Indonesia, dengan alur yang bervariasi (linier dan flash-forward), setting ganda antara Pulau Ternate dan pulau tak berpenghuni , karakter yang bersifat analitis dan langsung, dengan alur campuran (orang ketiga serba tahu dan orang pertama), gaya bahasa yang menggunakan ironi dan sindiran, serta pesan mengenai pentingnya kejujuran dalam berkarya daripada pengakuan sosial. Ketujuh unsur dasar tersebut saling terhubung membentuk suatu makna yang koheren, sesuai dengan prinsip utama strukturalisme. Hasil ini relevan dengan Capaian Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase F, terutama dalam aspek membaca dan menganalisis teks fiksi yang kompleks, sehingga novel ini memiliki potensi untuk dijadikan materi ajar dalam meningkatkan literasi kritis bagi siswa SMA, meskipun pelaksanaannya menghadapi kendala seperti kompleksitas bahasa satire dan terbatasnya akses ke novel.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN0441 Literary History
P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1990 Broadcasting
Divisions: Fakultas FKIP > S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Depositing User: Tn DIDI AGUSTIAN
Date Deposited: 27 Oct 2026 02:51
Last Modified: 27 Oct 2026 02:51
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11651

Actions (login required)

View Item View Item