Reinandha, Athoriq (2026) Analisis Kinerja Aspal Porus Berbahan Limbah Plastik PET Dengan Metode Marshall dan Cantabro. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti Palembang.
|
Text (BAB I)
SKRIPSI ATHORIQ BAB I.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab II)
SKRIPSI ATHORIQ BAB 2.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (490kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab III)
SKRIPSI ATHORIQ BAB 3.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (469kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab IV)
SKRIPSI ATHORIQ BAB 4.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (884kB) | Request a copy |
|
|
Text (Bab V)
SKRIPSI ATHORIQ BAB 5 (2).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (188kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berfokus pada evaluasi performa campuran aspal porus dengan mengintegrasikan limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai bahan aditif dan bottom ash sebagai substitusi agregat halus. Aspal porus merupakan inovasi perkerasan jalan ramah lingkungan yang dirancang dengan porositas tinggi untuk mengatasi masalah genangan air, meskipun pada umumnya memiliki kendala dalam hal stabilitas. Metodologi yang diterapkan adalah metode eksperimental laboratorium yang merujuk pada spesifikasi Australian Asphalt Pavement Association (AAPA) 2004. Penelitian ini menguji variasi kadar limbah plastik PET sebesar 0%, 6%, 8%, dan 10% untuk menilai kinerja campuran melalui pengujian Marshall guna menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO), pengujian Cantabro Loss untuk mengukur ketahanan aus (durabilitas), serta pengujian permeabilitas untuk mengetahui efektivitas drainase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan limbah plastik PET memberikan peningkatan signifikan terhadap karakteristik teknis aspal porus. Performa terbaik ditemukan pada campuran dengan kadar PET 10% dan KAO 6,25%, yang menghasilkan nilai stabilitas sebesar 587,42 kg, melampaui capaian aspal standar. Dalam uji Cantabro, variasi PET 10% mampu menekan nilai kehilangan berat hingga titik terendah yaitu 13,04%, yang membuktikan bahwa penggunaan limbah plastik sangat efektif dalam memperkuat daya ikat antar agregat dibandingkan sampel normal. Selain itu, nilai permeabilitas mencapai 2,538 cm/detik, mengonfirmasi bahwa penambahan PET dapat meningkatkan laju drainase secara optimal. Secara keseluruhan, penggunaan limbah plastik PET 10% sangat direkomendasikan karena mampu menyinergikan aspek stabilitas, durabilitas, dan fungsi resapan air pada perkerasan jalan. Kata Kunci: Aspal Porus, PET, Bottom Ash, Metode Marshall, Cantabro, Permeabilitas.
| Item Type: | Thesis (S-1) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Tn ATHORIQ REINANDHA |
| Date Deposited: | 16 Apr 2026 05:49 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 05:49 |
| URI: | http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/10884 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
