RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI VARIETAS INPARI WBC 13 DAN 47 TERHADAP DOSIS PUPUK NPK MUTIARA PADA SISTEM PERTANIAN APUNG

ROIHAN, MUHAMAD (2026) RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI VARIETAS INPARI WBC 13 DAN 47 TERHADAP DOSIS PUPUK NPK MUTIARA PADA SISTEM PERTANIAN APUNG. S-1 thesis, 021008 Universitas Tridinanti.

[img] Text (Bab 1)
Bab 1 Roihan.pdf - Published Version

Download (599kB)
[img] Text (Bab 2)
Bab 2 Roihan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (155kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 3)
Bab 3 Roihan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (296kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 4)
Bab 4 Roihan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (655kB) | Request a copy
[img] Text (Bab 5)
Bab 5 Roihan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (10kB) | Request a copy

Abstract

Abstrak MUHAMAD ROIHAN “Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi Varietas Inpari WBC 13 dan 47 Akibat Aplikasi Pupuk Anorganik pada Sistem Budidaya Apung” (Dibimbing oleh Dr. Dewi Meidalima S.P., M.P. dan Nova Tri Buyana S.P., M.Si.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman padi varietas inpari WBC 13 dan 47 akibat dosis pupuk npk mutiara pada sistem pertanian apung. Penelitian dilaksanakan di kawasan Kolam Lebak Jakabaring Sport Center, Palembang, Sumatera Selatan, mulai dari minggu ke-2 bulan Juni 2025 hingga minggu ke-3 bulan September 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji terdiri dari tiga taraf dosis pupuk NPK (16:16:16), yaitu 8,4 g/pot (P1), 9,9 g/pot (P2), dan 11,4 g/pot (P3). Parameter yang diamati meliputi Parameter utama terdiri dari tinggi tanaman (cm), jumlah anakan keseluruhan, jumlah anakan produktif, berat 1000 bulir (g), berat gabah per pot (g), serta berat berangkasan kering per pot (g). Parameter penunjang meliputi kadar klorofil, pH tanah dan pH air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi pupuk NPK memberikan pengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan dan hasil pada kedua varietas padi yang diuji. Dosis pupuk NPK 9,9 g/pot (P2) menunjukkan respon pertumbuhan dan hasil yang paling optimal pada sistem budidaya padi apung di lahan rawa lebak. Varietas Inpari WBC 13 cenderung menunjukkan pertumbuhan vegetatif yang lebih baik dibandingkan varietas Inpari WBC 47, yang ditunjukkan oleh tinggi tanaman dan jumlah anakan keseluruhan, yang lebih tinggi. Tetapi varietas Inpari WBC 47 menunjukkan keunggulan pada beberapa komponen hasil terhadap jumlah anakan produktif, berat 1000 bulir, berat gabah per pot dan berat berangkasan kering. Kata Kunci: Inpari_WBC_13, Inpari_WBC_47, Padi_Apung, Pupuk_NPK, Rawa_Lebak.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Argoteknologi
Depositing User: Tn MUHAMAD ROIHAN
Date Deposited: 08 Jul 2026 06:49
Last Modified: 08 Jul 2026 06:49
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/10985

Actions (login required)

View Item View Item