PERANCANGAN SOFT STARTING PADA MOTOR INDUKSI SATU FASA MENGGUNAKAN ARDUINO

Dzulkarnain, Riyo (2026) PERANCANGAN SOFT STARTING PADA MOTOR INDUKSI SATU FASA MENGGUNAKAN ARDUINO. S-1 thesis, 021008 - UNIVERSITAS TRIDINANTI.

[img] Text (BAB I)
BAB I_compressed.pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (475kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (533kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (874kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (0B) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem soft starting pada motor induksi satu fasa berbasis Arduino Nano guna mengurangi lonjakan arus awal (inrush current) saat proses pengasutan. Motor induksi satu fasa banyak digunakan pada aplikasi industri dan rumah tangga karena konstruksinya yang sederhana dan keandalannya, namun memiliki kelemahan berupa arus start yang tinggi ketika dioperasikan secara Direct On Line (DOL). Arus pengasutan yang besar dapat menurunkan kualitas daya, menimbulkan gangguan pada sistem kelistrikan, serta mempercepat penurunan umur motor.Metode soft starting diterapkan dengan mengatur sudut penyalaan TRIAC menggunakan sinyal zero crossing detector yang dikendalikan oleh Arduino Nano, sehingga tegangan suplai ke motor dinaikkan secara bertahap. Sistem ini dirancang menggunakan TRIAC BTA41 sebagai pengendali daya, optocoupler MOC3020 sebagai pemicu, serta rangkaian zero crossing detector sebagai referensi sinkronisasi gelombang AC.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem soft starting yang dirancang mampu menurunkan arus awal secara signifikan dan memperhalus proses percepatan motor. Pada awal pengoperasian, motor menerima tegangan sekitar 90 V dengan arus sebesar 0,2 A. Tegangan meningkat secara bertahap hingga mencapai 224 V pada detik ke-10, disertai peningkatan kecepatan putar motor dari 1140 RPM hingga mendekati kecepatan nominal sebesar 2920 RPM.Dibandingkan dengan metode DOL yang menghasilkan arus awal rata-rata sebesar 6,23 A, penggunaan soft starting terbukti efektif dalam menekan lonjakan arus, meningkatkan kestabilan operasi, serta mengurangi kejutan mekanik pada motor.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: Tn RIYO DZULKARNAIN
Date Deposited: 11 Aug 2026 07:18
Last Modified: 12 Aug 2026 01:34
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11355

Actions (login required)

View Item View Item