ANALISIS KEBUTUHAN KAPASITAS DAYA LISTRIK TERPASANG DISMK UTAMA BAKTI PALEMBANG

ADITAMA, MIRSA (2026) ANALISIS KEBUTUHAN KAPASITAS DAYA LISTRIK TERPASANG DISMK UTAMA BAKTI PALEMBANG. S-1 thesis, 021008 UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG.

[img] Text (BAB 1)
daftar isi & bab 1 & Dapus.pdf - Published Version

Download (777kB)
[img] Text (BAB 2)
BAB 2 Skripsi Mirsa.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (616kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
BAB 3 Skripsi Mirsa.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (455kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4 Skripsi Mirsa.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (419kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5 & LAMPIRAN_compressed.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan primer dalam menunjang berbagai kegiatan manusia, sehingga kualitas dan kontinuitas pelayanannya menjadi sangat penting. Permasalahan yang sering terjadi pada sistem kelistrikan di Komplek Gedung Sekolah SMK Utama Bakti Palembang adalah sering terjadinya pemutusan arus (trip). Penelitian ini bertujuan untuk memastikan pasokan energi listrik yang tersedia sesuai dengan beban penggunaan demi terciptanya operasional yang aman, efisien, dan andal. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode kualitatif, di mana analisis teknis didasarkan pada standar PUIL 2020. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total kapasitas beban setelah penambahan daya mencapai 96 kVA, yang termasuk dalam kategori tarif bisnis PLN golongan B-2/TR. Konsumsi daya terbesar berada di Gedung D Lantai 1 sebesar 23.487 Watt yang didominasi oleh perangkat laboratorium komputer. Berdasarkan evaluasi, panel utama memerlukan MCCB 3 fasa 164 A dengan ukuran penampang penghantar 70 mm². Temuan di lapangan menunjukkan instalasi saat ini tidak memenuhi standar PUIL 2020 karena penambahan beban tidak terkontrol. Kabel Kuat Hantar Arus (KHA) tidak mampu menahan panas dan kapasitas trafo terpasang (33 kVA, 50 A) sangat tidak memadai untuk melayani beban serentak. Masalah utama lainnya adalah ketidakseimbangan beban antar fasa yang ekstrem, dengan kerentanan tertinggi di Gedung C Lantai 2 mencapai 92,10% (sangat tidak aman) dan arus netral terbesar mencapai 10,42 A di Gedung D Lantai 1. Secara keseluruhan, mayoritas gedung berada pada kategori kurang aman hingga sangat tidak aman. Oleh karena itu, diperlukan penataan ulang distribusi beban pada Main Distribution Panel (MDP) serta peningkatan kapasitas trafo untuk mencegah bahaya kebakaran dan kerusakan perangkat elektronik.

Item Type: Thesis (S-1)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Elektro
Depositing User: Tn MIRSA ADITAMA
Date Deposited: 13 Aug 2026 04:22
Last Modified: 13 Aug 2026 04:24
URI: http://repository.univ-tridinanti.ac.id/id/eprint/11221

Actions (login required)

View Item View Item